Wajib Ketahui! Ini Dia 9 Macam Alat Musik Membranophone

Alat musik adalah salah satu instrumen yang bisa dibuat maupun di modifikasi supaya bisa menghasilkan suatu bunyi.

Pada umumnya, alat musik merupakan segala sesuatu yang dapat menghasilkan suara, mengendalikan dan dapat diatur oleh para pemainnya.

Biasanya, alat-alat musik tersebut diperuntukkan untuk instrumen yang dibuat sedemikian rupa supaya dapat menghasilkan sebuah musik.

Di Indonesia, alat musik sudah tersebar luas di seluruh wilayah dengan beraneka ragam. Mulai dari alat musik tradisional hingga modern.

Selain itu, jenis alat musik ini juga dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, seperti berdasarkan sumber bunyinya, cara memainkannya, Hingga fungsinya.

Namun, kali ini saya akan menjelaskan tentang alat musik membranophone (berdasarkan bunyinya).

Nah, apa sih membranophone tersebut?

Membranofon merupakan sebutan jenis alat musik yang dapat mengeluarkan bunyi dari membran maupun selaput tipis yang bergetar saat dipukul.

Biasanya, alat musik membranophone sering digunakan untuk pelengkap instrumen yang dimainkan dengan cara ditabuh menggunakan tangan.

Yuk, kepoin juga: Alat Musik Marakas

Macam-Macam Alat Musik Membranophone

Alat musik membranophone memiliki berbagai macam jenis dengan bentuk dan fungsi yang berbeda.

Jadi, apa saja sih alat musik membranophone tersebut?

Mari perhatikan ulasan di bawah ini!

1. Marwas

Marwas
slatic.net

Marwas adalah salah satu alat musik yang memiliki bentuk serupa seperti alat musik gendang. Perbedaannya, terlihat dari ukuran pada marwas jauh lebih kecil daripada gendang.

Alat musik ini memiliki dua selaput atau membran disetiap sisinya. Teknik bermainnya dengan cara menabuh selaputnya yang terbuat dari kulit hewan.

Bahkan, suara yang dihasilkan pun jauh lebih kecil daripada alat musik tabuh lainnya.

Meski begitu, tingkat suara maupun bunyi yang dihasilkan jauh lebih tinggi.

Selain itu, alat musik marwas juga masuk kedalam jenis alat musik membranophone tradisional.

2. Tifa

Tifa
kompas.com

Tifa juga tergolong alat musik membranophone yang berasal dari wilayah Papua dan Maluku.

Bentuknya mirip seperti gendang dan dibuat dari kayu dengan membrannya terbuat dari kulit binatang.

Untuk memainkannya dengan cara ditabuh maupun dipukul sehingga mengeluarkan suara ketipung dan ritmis yang cukup nyaring.

Biasanya,alat musik ini sering digunakan untuk pengiring tari tradisional, upacara adat, acara daerah, pengiring musik dan lain sebagainya.

Perbedaan alat musik tifa yang berasal dari Maluku dan tidak berasal dari Papua terletak pada motif dan bentuk di bagian badannya.

Secara umum, Maluku hanya memiliki tiga motif saja, sedangkan Papua memiliki motif di semua tubuh sisi luarnya.

3. Jatung Adau

Jatung Adau
katadata.co.id

Alat musik membranofon selanjutnya yaitu jatung adau yang berasal dari Suku Dayak Kenyah yang tinggal di Kalimantan Timur.

Namun, di setiap suku Dayak menyebut jatung adau dengan sebutan lain, seperti suku Dayak modang menyebutnya tuwung.

Kemudian, suku Dayak kebahan menyebutnya tabuh dan suku dayang tunjung menyebutnya prahil.

Bentuknya mirip dengan gendang, namun jatung adau mempunyai garis 45 cm, bagian ekornya sekitar 25 cm dan panjang seluruhnya sekitar 250cm.

Untuk membuatnya diperlukan kayu adau yang kuat, liat dan nggak mudah pecah.

Bagian membrannya terbuat dari kulit lembu maupun kulit kijang yang diikat menggunakan rotan dan cincin pengikat atau disebut dengan serapah.

Biasanya, alat musik ini sering digunakan sebagai alat komunikasi, pengiring tari dan lain sebagainya.

4. Gordang Sambilan

Gordang Sambilan

Gordang Sambilan adalah alat musik tradisional suku Mandailing.

Kesenian ini mempunyai bentuk panjang dan diameter yang berbeda-beda sehingga menghasilkan nada yang berbeda-beda pula.

Biasanya, alat musik ini dimainkan dengan 6 orang lebih.

Pada awalnya, alat musik ini digunakan sebagai pengiring acara sakral, dengan berjalannya waktu dan perubahan kultur, alat musik ini dapat diperdengarkan dengan baik di acara umum lainnya.

5. Darbuka

Darbuka
shopee.co.id

Darbuka adalah salah satu jenis alat musik membranofon perkusi yang bentuknya mirip seperti piala.

Biasanya, nama lain dari alat musik ini sering disebut Dumbek, Darbuka, Doumbek, Darbuka, dan Darabuka.

Apapun namanya, tetap saja dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan kosong maupun stick.

Alat musik ini juga cukup terkenal di beberapa Negara seperti di daerah Timur Tengah, Afrika Utara dan Eropa Timur.

Walaupun nggak ada informasi yang jelas kapan alat musik ini ditemukan atau dibuat, namun ada beberapa yang mengatakan bahwa alat musik darbuka ini dibuat sejak puluhan abad yang lalu pada kebudayaan Mesir Kuno.

Sedangkan pendapat lain mengatakan darbuka berasal dari suku-suku Celtic Nomaden.

6. Tuma

Tuma
kibrispdr.org

Bunyi dari alat musik ini berasal dari getaran yang bentuknya hampir mirip dengan gendang panjang.

Tuma termasuk alat musik membranofon yang dibuat dari kayu dan mempunyai garis tengah sekitar 25 cm dengan panjang 1m sebagai rangkanya dan membrannya juga terbuat dari kulit lembu.

Biasanya, alat musik ini berfungsi untuk mengiringi tarian tradisional yang dimainkan bersama alat musik tradisional Kalimantan Barat.

7. Djembe

Djembe
alicdn.com

Untuk Anda penikmat musik reggae tentu saja sudah nggak asing lagi dengan alat musik membranofon ini.

Dimana, alat musik ini berasal dari benua Afrika dan sering didengar dalam komposisi musik reggae.

Istilah djembe berasal dari bahasa tradisional suku Mali yang artinya mengundang orang berkumpul.

Alat musik ini terbuat dari kayu atau bambu yang mempunyai sebuah rantai di sekelilingnya dengan selongsong diatas.

Untuk memainkannya dengan cara mengetuk bagian bagian atas menggunakan tangan kiri dan mengetuk bagian bawah menggunakan tangan kanan.

Kemudian, Anda juga bisa mengetuk bagian tengah menggunakan kaki.

Selain itu, karakteristik suara dari alat musik ini pun sangat nyaring.

Biasanya digunakan untuk menghadirkan nuansa ketukan yang berbeda dengan alat musik lainnya.

8. Snare Drum

Snare Drum
joomcdn.net

Snare drum merupakan salah satu instrumen musik perkusi yang dapat menghasilkan suara keras dan tajam saat alat musik ini dipukul di bagian atasnya.

Biasanya, alat musik ini dapat ditemukan di setiap konser band, parade dan marching band.

Alat musik ini juga hampir tidaklah mungkin untuk dimainkan sendirian tanpa menggunakan alat musik melodis yang diiringi.

Untuk harganya berbeda-beda, semua tergantung dari bahan pembuatan dan adanya label merk pembuatnya.

Jadi, disarankan jangan terlalu dekat dengan pemain alat musik ini, sebab suara yang dihasilkan sangat keras.

9. Rapai

Rapai
mycraftshoppe.com

Alat musik membranophone terakhir yaitu rapai yang tergolong jenis alat musik tradisional Aceh.

Bentuk yang dimilikinya pun hampir mirip dengan alat musik rebana.

Dimana terbuat dari kayu dan membrannya terbuat dari kulit hewan, seperti kerbau, kambing, rusa,  sapi dan lembu.

Namun, perbedaan keduanya terletak pada suara yang dihasilkan.

Biasanya, saat mengiringi tembang maupun tari tradisional, maka alat musik ini dimainkan secara bersamaan dengan penggunaan alat musik tradisional yang lain.

Setiap alat musik tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nah, begitu juga dengan alat musik membranophone yang telah Genemils jelaskan di atas.

Dengan begitu, Anda bisa memahami bahkan mempraktekannya supaya berkembang dengan baik. Selamat mencoba.

Leave a Comment

9 − 7 =