Sejarah Alat Musik Flute Tertua Dalam Keluarga Woodwind

Musik merupakan nada maupun suara yang disusun sebaik mungkin sehingga mengandung irama, lagu, keharmonisan dan musik. Salah satunya yaitu alat musik flute.

Flute adalah salah satu alat musik tiup yang tergolong dalam keluarga woodwind.

Biasanya, alat musik ini terbuat dari kayu, namun ada juga yang terbuat dari logam.

Dengan memiliki suara yang lembut dan mempunyai timber suara yang cukup variatif, alat musik ini juga tergantung dari keterampilan saat memainkannya.

Karena keindahan suaranya, jadi nggak heran kalau banyak orang yang menggemari alat musik ini.

Sehingga, hal tersebut banyak mendorong orang untuk memiliki rasa ingin tahu, bahkan membeli alat musik ini dengan harapan bisa memainkannya dengan sangat indah seperti flutist.

Untuk memainkannya perlu ditiup dengan benar, namun kalau cara meniupnya nggak benar maka alat musik ini nggak bisa berbunyi.

Hal tersebut terbilang sangat unik, karena untuk menghasilkan suara yang indah harus mempunyai pernapasan yang kuat.

Sejarah Alat Musik Flute

Sejarah Alat Musik Flute
kumparan.com

Dalam sejarah, keluarga flute merupakan sebuah alat musik yang paling tua dalam keluarga woodwind.

Dimana, alat tersebut sengaja dibuat dari tulang yang digunakan untuk memburu dan upacara adat atau menyembah sihir.

Alat musik ini sudah banyak ditemukan oleh para ahli sejak zaman prasejarah. Dimana, flute dibuat dari tulang hewan yang memiliki lubang di badan utamanya.

Untuk ukurannya nggak terlalu besar, bahkan hampir sama dengan flute saat ini.

Alat musik flute yang sering digunakan oleh orang-orang Mesir dan Sumeria sudah ada dari tahun 3000 SM.

Nggak banyak catatan sejarah tentang penggunaannya oleh peradaban lain.

Namun para sejarawan meyakini bahwa setiap kebudayaan tentu saja mempunyai tradisinya masing-masing dalam menggunakan alat musik tersebut.

Semnatara itu, pada tahun 1632 sampai 1687 instrumen musik untuk flute diciptakan oleh seorang komponis Perancis yang bernama Jean Baptiste Lully.

Pada tahun 1681, ia membuat beberapa musik yang dapat mengacu terhadap nada flute.

Setelah itu pada abad ke-19, Theobald Bohm menyempurnakan susunan lubang dan nadanya sehingga menjadi seperti yang sudah terkenal sampai sekarang.

Cara Menggunakan Alat Musik Flute

Cara Menggunakan Alat Musik Flute
grid.id

Teknik bermain alat musik ini bertolak belakang dari alat musik tiup lainnya.

Alat musik ini nggak dapat menghasilkan suara seperti apa yang diharapkan.

Kalau Anda meniupnya dengan cara yang salah, maka alat musik ini nggak akan menghasilkan bunyi. Sangat berbeda dengan alat musik lainnya seperti seruling.

Saat ditiup akan menghasilkan nada yang bisa dihafalkan untuk menciptakan suatu kombinasi nada.

Sebelum menggunakannya, maka sebaiknya pelajari terlebih dahulu misalnya seperti:

1. Belajar Nada Flute

Belajar nada musik flute tentu memerlukan kesabaran, tetapi bukan berarti Anda nggak bisa menguasainya. Sebab mempunyai banyak manfaat.

Langkah awal agar bisa menguasai cara memainkannya yaitu dengan mempelajari nada-nada yang paling rendah terlebih dahulu.

Untuk bisa mempelajari lebih detailnya, Anda bisa melihat contoh seperti c” – b’ – a’ – g’.

Setelah itu, Anda bisa meniup nada satu per satu dengan menyusun nada-ada yang ingin mainkan supaya hasil tiupan merdu saat  didengarkan.

2. Berlatih Pernapasan

Sama seperti alat musik tiup lainnya seperti pianika, piano, organ dan lain sebagainya.

Alat-alat musik tersebut tampak serupa, namun setelah dipelajari lebih dalam, ternyata cuma beberapa hal sama saja.

Jadi, dalam berlatih pernapasan flute terdapat beberapa hal sangat penting penting untuk diperhatikan, antara lain yaitu:

  • Melatih nafas, tahan nafas selama mungkin, kemudian hembuskan secara perlahan dengan melalui mulut.
  • Membatasi pengeluaran nafas, sediakan lilin yang sedang menyala, kemudian tiup lilin sampai nafas habis tanpa mematikan apinya.
  • Lakukan latihan dengan serius dan konsisten, jangan mudah menyerah terjadi masalah.
  • Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan flute setelah digunakan agar bisa mencegah adanya kotoran yang menempel.

3. Belajar Penjarian Flute

Berikut ini beberapa cara belajar dalam meletakan posisi Jari tangan saat bermain alat musik flute, yaitu:

  • Nada c’, untuk jari jempol tangan kiri nggak dapat mengurangi klep atau cuma berfungsi sebagai pengampu alat. Sedangkan, untuk jari kelingking tangan kanan dapat mengurangi klep yang bersifat melulu sebagai pengampu alat .
  • Nada b’, posisi jari jempol tangan kiri dapat mengurangi klep bawah yg format klepnya cukup panjang.
  • Nada a’, posisi jari tangan kiri akan memblokir 3 buah klep yaitu: ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Sedangkan, jari tangan kiri masih tetap dalam posisi sebelumnya.
  • Nada g’ hanya tinggal meningkatkan posisi jari manis tangan kiri yang dapat memblokir klep dari posisi sebelumnya. Namun prinsipnya, dengan berlatih musik tiup tersebut harus memahami bahwa satu posisi yang ditiup saja akan bertolak belakang lemah atau kuatnya.

4. Cara Mengeluarkan Nada Flute

Untuk menghasilkan nada yang indah, para pemain harus menghembus lewat lubang mulut yang berada di ujung samping.

Membuat udara terpisah sampai ke ujung lubang dapat menghasilkan suara yang cukup indah seperti siulan.

Untuk bermain alat musik ini dengan baik dan benar, sebaiknya belajar dengan instruktur yang sudah ahli dan sudah sering terlibat dalam orkestra.

Karena, instruktur dapat mengajari Anda dengan baik dan nggak akan melakukan kekeliruan yang berulang-ulang.

Yuk, kepoin juga: Jenis-Jenis Alat Musik Diatonis

Manfaat Belajar Alat Musik Flute

Manfaat Belajar Flute

Seperti yang sudah diketahui, bahwa untuk belajar alat musik ini pastinya membutuhkan kesabaran dan keuletan.

Namun, hal tersebut sangat sebanding dengan manfaat yang akan didapatkan.

Untuk mengetahui apa saja manfaat dalam belajar alat musik flute in, antara lain yaitu:

  • Dengan belajar musik flute ini Anda bisa menjadikan seorang musisi yang sabar. Sebab, kesabaran menjadi salah satu hal yang dibutuhkan dalam belajarnya.
  • Bagi para pemula harus belajar mulai dari teknik yang paling mudah sampai teknik yang lebih tinggi. Dengan begitu, Anda bisa menjadi seorang pemain yang telaten, sabar dan teliti.
  • Anda bisa menjadi seorang pemain yang berbakat. Hal tersebut akan tercapai kalau Anda belajar secara sungguh-sungguh, sehingga Anda dapat menjadi pemain yang lebih profesional.
  • Belajar alat musik ini memungkinkan pemain memiliki banyak ruang genre. Sebab, dengan memainkan instrumental ini, sangat memungkinkan bagi Anda dalam belajar lagu berbagai genre musik, seperti pop, klasik, jazz dan lain sebagainya.
  • Dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan karir yang sangat cemerlang. Karena hal tersebut bisa didasari dengan jumlah pemain flute yang nggak sebanyak pemain dari alat musik lainnya. Sehingga jarang sekali untuk menemukan musisi yang pintar dalam bermain alat musik flute.
  • Bermain alat musik ini juga dapat memberikan manfaat kepada kesehatan tubuh. Karena, Anda dapat mengontrol pernafasan dengan teknik breathing yang baik. Jadi, secara nggak langsung Anda bisa memperluas bidang paru-paru dan sanggup meningkatkan kapasitas udara yang hirup.

Itulah tadi sekilas informasi mengenai alat musik flute dirangkum oleh Genemils yang perlu Anda ketahui.

Nah, Dengan mengetahuinya tentu saja Anda dapat menambah pengetahuan dan wawasan bukan?

Jadi, disarankan untuk bisa memainkannya sebab banyak manfaat yang didapatkan. Terima kasih atas kunjungannya.

Leave a Comment

5 × two =