Sejarah Telegram

Telegram adalah salah satu aplikasi berkirim pesan instan yang cukup recommended untuk digunakan. Bahkan, tidak sedikit yang merasa lebih nyaman ketika menggunakannya. Apakah Kamu merasa demikian?

Tapi sebenarnya, seperti apa sih sejarah Telegram itu?

Mungkin, banyak yang menggunakannya dan memasukkan aplikasi ini menjadi aplikasi utama dalam berkirim pesan dalam berbagai kondisi.

Sayangnya, hal ini tidak lantas membuat semua orang yang menggunakannya benar-benar tahu sejarahnya, loh.

Agar merasa lebih dekat, kali ini kita akan mencoba membahas seputar sejarah Telegram, sejarah dari aplikasi yang sering kamu gunakan.

Telegram Versi Jadul

Semakin hari, aplikasi-aplikasi yang bertebaran di Google Play Store atau di App Store semakin banyak. Kamu pasti ngerasa ya.

Menariknya, jauh sebelum aplikasi-aplikasi di Google Play atau App Store muncul, sudah ada loh aplikasi pesan yang dikenal masyarakat.

Apalagi jika bukan Telegram yang saat ini kamu gunakan? Aplikasi satu ini mempunyai sejarah yang cukup unik untuk dibahas.

Awalnya, ia hanyalah salah satu fasilitas kantor pos loh. Ia digunakan untuk mengirimkan pesan tertulis dari jarak yang cukup jauh dalam waktu dekat.

Namun lambat laun, Telegram melakukan transformasi yang luar biasa. Dan ini terjadi ketika dunia teknologi mengalami perkembangan yang luar biasa.

Sayangnya, Telegram versi jadul, alias Telegram yang populer sebelum aplikasi-aplikasi Android ramai sudah tidak lagi digunakan.

Dalam artian, sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Sehingga, anak 90 an seperti kita hanya sebatas pernah mendengar namanya saja ya.

Tapi tenang deh, karena kini, kita bisa menikmati Telegram dalam versi yang lebih unik dan keren. Karena nama tersebut diambil dan dijadikan sebagai sebuah aplikasi kirim pesan super cepat oleh sebuah startup.

Meski tidak bisa menikmati versi jadul, aplikasi Telegram ini hadir dengan kegunaan yang tidak berbeda jauh dengan yang versi awal. Bedanya, kini kamu sudah bisa menggunakannya ke berbagai perangkat.

Baik itu ponsel, tablet, atau laptop. Interfacenya juga menarik banget loh. Itu hanya sekelumit sejarh Telegram.

Lantas, bagaimana bisa Telegram bertransformasi sampai menjadi aplikasi seperti yang kita gunakan saat ini?

Sejarah Telegram

sejarah telegram jadul

Mengutip dari situs Klikjon.com, Telegram merupakan sebuah aplikasi berkirim pesan instan yang memiliki basis penyimpanan berupa cloud.

Jadi, hal ini untuk mendukung hal keamanan dan privasi.

Tujuan penciptaan aplikasi Telegram adalah untuk mempermudahkan kamu atau yang lainnya dalam berkomunikasi dengan orang lain. Aplikasi ini bahkan bukan hanya memungkinkan kamu untuk berkirim pesan teks saja loh.

Tapi juga bisa digunakan untuk mengirimkan audio, gambar, stiker, hingga video. Keren kan? Semua pesan yang kamu kirim dan terima dijamin keamanannya.

Kok bisa? Ya bisa dong. Karena aplikasi ini sudah tersistem dengan sangat baik.

Semua konten yang kamu kirim dan terima sudah terenkripsi berstkamur internasional. Jadi, yang tahu konten apa saja yang kamu kirim dan kamu terima ya hanya kamu dan si penerima pesan yang tahu.

Bahkan nih, pihak develop aplikasinya juga nggak bakalan tahu loh.

Aplikasi Telegram juga bisa kamu gunakan untuk mengirimkan berkas yang formatnya adalah ZIP, kemudian mengirimkan music, dokumen, lokasi, dan lain sebagainya. Syarat mengirimkan pesan di Telegram juga sangat sederhana.

Yaitu, si penerima juga sudah mendownload, menginstall, dan mendaftarkan akun ke Telegram. Oke, kita kembali ke sejarah Telegram-nya ya.

Jadi, aplikasi ini diciptakan oleh dua orang bersaudara. Mereka adalah Pavel Durov dengan Nikolai.

Aplikasi ini tercipta dengan kerjasama yang luar biasa.  Pavel mendapatkan tanggung jawab untuk bagian pendanaan, infrastruktur melalui Digital Fortress.

Sementara Nikolai mendapat tugas untuk pengembangan aplikasinya. Yaitu dengan menciptakan protokol MTProto.

Yang pada akhirnya menjadi motor bagi aplikasi Telegram ini. Setelah melewati berbagai fase, akhirnya mereka mulai debut tanggal 14 Agustus 2013. Pada awalnya, mereka debut hanya ke perangkat iOS saja.

Lalu sebulan kemudian, tepatnya tanggal 20 Oktober 2013, barulah mereka menuju android. Jadi, bisa kita simpulkan, bahwa aplikasi ini sudah digunakan masyarakat selama 8 tahun. Pada tahun 2013, aplikasi saut ini mendapatkan sebuah prestasi yang sangat baik loh.

Apa itu? Hanya Dalam kurun waktu yang sangat singkat, penggunanya sudah mencapai 100.000. Waw. Ini adalah sejarah Telegram yang sangat memukau. Padahal, saat itu mereka masih tergolong sangat baru.

Dan tahukah kamu, sejarah Telegram kemudian diwarnai lagi dengan adanya lonjakan pengguna pada bulan Maret 2014.

Pada saat itu, jumlah penggunanya naik sebanyak 15 juta loh. Padahal, jika kita hitung, dari tanggal debut hingga Maret hanya sekitar 6 bulan saja.

Sementara pada akhir tahun 2014, jumlah penggunanya sudah sampai ke angka 50 juta. Kalau akhir tahun 2014 saja penggunanya sudah mencapai 50 juta, kalau sekarang berapa ya? Pasti nggak terhitung ya. Angga pengguna Telegram terus melonjak naik.

Dan yang menjadi sejarah Telegram sangat luar biasa adalah, aplikasi ini mengalami peningkatan yang sangat cepat. Sampai membuat orang-orang yang belum menggunakannya saat itu penasaran.

Tentu, sejarah Telegram yang cemerlang ini disebabkan banyak faktor. Adapun salah satu faktornya adalah interfacenya yang sederhana dan bersih.

Fitur Telegram

Setelah mengetahui dejarahnya, kira-kira, apa saja fitur-fitur yang ditawarkan? Nah, berikut adalah beberapa fitur menarik yang bisa kamu coba nantinya.

1. Grup

Fitur pertama itu ada grup ya. Fitur satu ini tergolong cukup umum dan banyak digunakan pengguna Telegram ya.

Meskipun aplikasi lain juga menawarkan fitur grup, namun sebagian besarnya lebih nyaman tergabung ke grup Telegram loh.

Hal ini karena kapasitasnya yang sangat besar, dan pesannya yang diklaim terenkripsi.

2. Secret chats

Fitur Telegram yang kedua adalah secret chats. Sesuai dengan namanya, aplikasi ini memungkinkan kamu untuk mengirimkan pesan rahasia.

Pesannya akan dienkripsi dengan menggunakan prosedur berupa client to client yang menggunakan protokol MTProto. Keren kan?

Jadi, pesannya dijamin aman deh. Karena nggak bakalan bisa diakses siapapun. Cuma kamu sama si penerima pesan aja yang tahu.

Selain itu, pesannya juga bakalan terhapus sendiri, sesuai sama pengaturan timernya.

3. Channel

Fitur channel ini agak mirip dengan fitur kepunyaan Blackberry dengan Messenger. Dan biasanya, bakalan digunakan untuk fungsi yang lebih global.

Bisa dijangkau banyak orang juga. Untuk jumlah anggotanya juga nggak terbatas loh.

Saking kerennya fitur channel ini, memungkinkan kamu untuk mencari berbagai macam channel di Telegram. Mulai dari channel film. diskusi, dan lain sebagainya.

4. Keamanan

Aplikasi satu ini menerapkan sistem enkripsi. Dengan basis diffie-hellman dengan RSA 2048 dan AES 256 bit. Karena fitur keamanan ini, wajar banget kalau kemudian beberapa waktu lalu kita digemparkan dengan informasi, bahwa Telegram akan menggantikan aplikasi WA.

Meskipun sebenarnya, kedua aplikasi ini masih tetap menjadi primadona ya.

Demikian sekilas sejarah Telegram. Jika kamu tertarik untuk menjadi pengguna baru di Telegram, kamu bisa baca-baca informasi dan tutorial menarik seputar Telegram di situs Klikjon.com.

Semoga membantu.

Leave a Comment

5 × one =