Ini 5 Senjata Tradisional Banten yang Menjadi Warisan Budaya

Senjata Tradisional Banten – Indonesia memiliki 34 provinsi yang masing-masing memiliki ciri khas dan keunikannya.

Nah sama halnya dengan provinsi Banten yang mempunyai ragam jenis budaya, mulai dari rumah adat, pakaian adat, lagu daerah, senjata tradisional, alat musik tradisional seperti alat musik pukul dan benda-benda unik yang bernilai tinggi.

Apalagi kebudayaan tersebut masih terjaga dan berpotensi besar sebagai daya tarik pariwisata di Provinsi Banten.

Sementara itu, Banten mempunyai suku asli yang saat ini masih menjalankan segala aktivitasnya dengan nilai-nilai budaya, suku tersebut bernama suku baduy.

Walaupun tidak semua masyarakat Banten seperti suku Baduy yang hidup di tengah hutan dan jauh dari kehidupan modern, namun provinsi ini memiliki sejarah kebudayaan yang sangat panjang, termasuk senjata tradisional.

Terdapat beberapa jenis senjata tradisional warisan budaya Banten yang harus dilestarikan, sebab sebagian jenisnya sudah sulit ditemukan.

Ragam Jenis Senjata Tradisional Banten 

Ragam Jenis Senjata Tradisional Banten
promediateknologi.com

Pada umumnya, senjata tradisional di setiap daerah mempunyai karakteristik dan nilai budayanya masing-masing.

Terdapat beberapa jenis senjata tradisional yang sekilas hampir mirip dengan senjata tradisional daerah lainnya, namun perbedaannya mencolok dari budaya dan fungsinya tersendiri. Berikut ini ada beberapa jenis senjata tradisional yang berasal dari Banten, yakni:

1. Senjata Tradisional Golok Banten

Senjata Tradisional Golok Banten
static-src.com

Candi tradisional yang bersejarah sebagai simbol peradaban di masa Kerajaan Banten, yaitu golok Banten. Dulu, senjata ini biasanya digunakan untuk bertahan dari serangan musuh dan mereka yang sedang mengancam keselamatan.

Senjata ini dibawa oleh Sang Juara untuk melindungi diri dari serangan musuh, sebagai lambang kehormatan, sebagai pendekar dan sebagai jagoan yang terlihat pada status sosial.

Dalam kamus bahasa Indonesia golok tanda artinya saudara kandung maupun keris. Di wilayah Banten, senjata ini dikenal dengan dua nama yaitu golok dan badog. Secara umum, kedua benda tersebut sama, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.

Cukup banyak masyarakat luas yang menggunakan golok untuk meningkatkan keberanian, wibawa, penjaga, kekuatan, pengetahuan dan dapat mempercepat penyerapan pengetahuan.

2. Golok Sulangkar

Golok Sulangkar
biggo.com.tw

Golok sulangkar merupakan salah satu golok keramat asli yang diwariskan dari budaya Banten. Biasanya senjata ini sering digunakan oleh masyarakat Banten sebagai senjata untuk melawan penjajah di jaman dulu.

Pada masa lalu, masyarakat Banten menggunakan golok ini dengan melepaskan racun ular tanah dan kalajengking ke bagian pedangnya, sehingga efek dari serangan senjata tersebut sangat mematikan.

Bahan yang digunakan untuk membuatnya terdiri dari beberapa jenis besi pilihan, seperti besi plat hitam, baja dari kikir bekas dan besi lainnya yang sudah digunakan oleh orang zaman dulu.

Besi kuno dipercaya masyarakat Banten sebab mengandung kekuatan supranatural.

Untuk membuatnya pun tidak terlalu sulit, caranya dengan bahan-bahannya yang dibakar lalu dipukuli menjadi satu lempengan besi. Kemudian dibentuk sesuai ukuran yang diinginkan.

Setelah terbentuk menjadi golok, di finishing agar golok siap digunakan. Sementara itu, gagang senjata ini terbuat dari kayu, tanduk kerbau namun semua tergantung dari kesukaan masing-masing.

3. Senjata Tradisional Banten Congkrang

Senjata Tradisional Banten Congkrang
blogspot.com

Senjata tradisional yang berasal dari Banten berikutnya yaitu congkrang. Senjata ini sangat populer dan sudah tersebar luas di wilayah besar, namun ada beberapa daerah yang menyebutnya dengan sabit, arit dan celurit.

Sementara itu, congkrang yang terdapat di Banten dan di daerah lain mempunyai beberapa perbedaan, salah satunya congkrang Jawa Barat yang mirip dengan cangkul berukuran kecil.

Sedangkan congkrang Banten ini hampir sama dengan celurit yang berasal dari Madura. Senjata ini memiliki bentuk yang mirip seperti bulan sabit dan terbuat dari logam.

Walaupun mempunyai nama yang berbeda dan beragam, tetapi bentuk dan fungsinya hampir sama satu sama lain. Saat ini, congkrang sering digunakan untuk memotong rumput di kebun.

Walaupun dapat digunakan untuk aktivitas berkebun, tetapi jenis senjata yang dikenal sangat tajam dan berbahaya. Untuk menjaga keamanannya, sebaiknya masukkan dan simpan senjata ini ke dalam sarung yang dibuat dari kulit.

4. Golok Ciomas

Golok Ciomas
pptiongkok.org

Senjata golok ciomas pun nggak kalah menarik sebab senjata ini menjadi salah satu benda yang mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat Banten. Oleh karena itu masyarakat percaya bahwa senjata ini mempunyai kandungan mistis di dalamnya.

Selain itu, ada juga beberapa masyarakat Banten yang meyakini bahwa dengan membawa senjata ini bisa mengalahkan musuh tanpa harus mengeluarkan golok tersebut. Jadi nggak heran jika senjata ini sangat dikeramatkan seperti keris.

Untuk membuatnya nggak bisa sembarangan, namun Anda pasti menemukan banyak keistimewaan di dalamnya. Jadi jika ingin membuatnya ikuti aturan yang sudah berlaku.

Pada zaman kerajaan di Banten senjata tradisional ini sudah mulai digunakan, sehingga menjadi warisan yang sangat berharga bagi masyarakat Banten itu sendiri.

Untuk proses pembuatannya cuma bisa dilakukan saat maulid nabi saja, sedangkan selain di luar bulan tersebut pembuatan golok nggak boleh dilakukan. Hal tersebut dilakukan karena dapat mengurangi kemampuan yang dimiliki oleh golok ciomas ini.

Jika ingin mendapatkannya cukup banyak khasiat yang penuh dari senjata tradisional ini, maka cukup banyak juga aturan yang harus dilakukan dalam proses pembuatannya.

Sebab itu senjata tradisional Banten ini banyak digemari para jawara yang berasal dari Provinsi Banten.

5. Senjata Tradisional Banten Bedog

Senjata Tradisional Banten Bedog
marketplays.id

Bedog merupakan salah satu senjata tradisional yang dapat dijumpai di beberapa wilayah pulau Jawa. Biasanya, senjata ini sering digunakan untuk membantu berbagai aktivitas masyarakat di setiap harinya. Senjata ini dibuat dari besi dengan bilah yang sangat tajam.

Dulu, senjata ini sering digunakan para jawara untuk mempertahankan diri. Bentuknya hampir sama dengan Machete yang mana memiliki ukuran yang sangat besar dan berat, namun cenderung lebih pendek.

Setelah itu dilengkapi juga dengan sarung yang dibuat dari bahan dasar kayu. Seiring berkembangnya waktu, senjata tradisional Banten ini sering digunakan masyarakat untuk memotong semak, dahan pohon, kayu dan lain sebagainya.

Secara umum, senjata ini memang membutuhkan pengawasan secara berkala untuk mencegah agar senjata tersebut tidak tumpul ketika sedang digunakan.

Bukan cuma itu saja, senjata ini juga sering digunakan dalam pertunjukan seni bela diri debus. Seni bela diri tersebut berasal dari Banten yang mempertunjukkan kemampuan seseorang dengan mempunyai ilmu kebal terhadap berbagai senjata tajam.

Namun ada juga beberapa masyarakat yang menjadikan senjata ini sebagai benda pusaka yang dipercaya mempunyai kekuatan magis bagi sang empunya.

Nah, itulah 5 Pusaka Tradisional Banten yang sudah menjadi warisan budaya para leluhur. Selain memiliki ciri khasnya masing-masing, senjata yang dimiliki masyarakat Banten juga nggak kalah menarik dengan senjata yang dimiliki provinsi lain.

Perlu diketahui bahwa senjata menjadi salah satu alat yang sering digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat setiap hari.

Bahkan bisa juga menjadi alat untuk mempertahankan diri dari segala bahaya yang akan terjadi. Adanya senjata tersebut menjadi sesuatu yang sangat penting dan penuh filosofi bagi masyarakat tanah air.

Leave a Comment