Pengertian Kemasan Produk, Fungsi, Jenis dan Manfaatnya

Hai, Sobatku semua dalam artikel kali ini, kita akan belajar mengenai pengertian kemasan dan lebih lanjut tentang:

  • Apa sih fungsi dari kemasan produk itu?
  • Jenis-jenis kemasan apa saja?
  • Lalu, apa tujuan dari adanya kemasan itu?
  • Apa manfaat kemasan produk yang berpengaruh untuk usaha?
  • Bagaimana cara membuat kemasan produk yang menarik dalam membangun bisnis UMKM?

Yuk, kita sama-sama mempelajarinya lebih detail seputar kemasan ini!

Pengertian Kemasan Produk

Pengertian-Kemasan-Produk
Sumber: behance.net

Pengertian kemasan adalah wadah (sering kita sebut sebagai pembungkus) yang pada umumnya digunakan agar mencegah (meminimalisir) terjadinya kerusakan terhadap barang yang dibungkus.

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan pengemasan?

Pengertian dari pengemasan ini sendiri yaitu proses memberikan wadah (pembungkus) pada suatu produk.

Biasanya produk yang dikemas yaitu produk yang akan disimpan, didistribusikan, dijual maupun digunakan.

Dimana fungsi dari pengemasan ini yaitu sebagai sarana informasi maupun pemasaran yang baik. Terutama apabila didesain secara kreatif dan menarik.

Nah, inilah yang biasanya membuat mudah diingat oleh konsumen.

Diantara proses pengemasannya yaitu seperti aktivitas:

  • Melindungi
  • Mengawetkan
  • Mengangkut
  • Menginformasikan
  • Hingga menjual suatu produk

Fungsi Kemasan Produk

Fungsi-Kemasan-Produk
Sumber: smallbusinessbonfire.com

Jika kita sudah mengetahui apa pengertian dari kemasan itu, maka berikut ini adalah beberapa fungsi kemasan diantaranya:

1. Segi Protektif

Fungsi kemasan sebagai protektif adalah pelindung atau keamanan produk dari berbagai hal.

Contohnya yaitu dari hal yang mampu merusak produk yakni cuaca, proses pengiriman dan lain sebagainya.

Dimana kemasan ini dapat memproteksi produk atau mampu mencegah terjadinya kerusakan dan risiko cacat yang dapat merugikan pihak penjual maupun pembeli.

2. Segi Promosional

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, maka kemasan juga dapat berfungsi sebagai media promosi (pemasaran).

Sehingga adapun hal dapat dilakukan yaitu membuat bentuk kemasan yang unik dan menarik.

Selain itu, berikut ini adalah fungsi kemasan secara umum:

  • Self Service

Kemasan produk dapat memberikan ciri khas dari sebuah produk yang dijual. Dengan begitu, setiap produk akan punya bentuk kemasan yang berbeda.

  • Consumer Affluence

Kemasan produk berfungsi sebagai produk yang menarik dan terbukti bisa mempengaruhi minat konsumen agar membeli produknya dengan harga yang lebih mahal.

  • Company and Brand Image

Pengertian Company and Brand Image adalah kemasan produk ini adalah sebuah brand image perusahaan.

Maka dapat dijadikan sebagai identitas perusahaan supaya dapat lebih dikenal banyak oleh masyarakat.

  • Innovation Opportunity

Pengertian Innovation Opportunity ini adalah kemasan produk yang inovatif ini yakni mampu memberikan manfaat buat para konsumen dan bisa menguntungkan sebuah perusahaan.

Jenis Kemasan atau Pengemasan dan Pengertiannya

Jenis-Kemasan
Sumber: packagingoftheworld.com

Adapun menurut Jenis-jenis kemasan atau pengemasan, tergolong ke dalam 3 bagian, diantaranya:

1. Berdasarkan Struktur Isi

Jenis kemasan yang pertama ini adalah wadah yang dibikin berdasarkan pada isi dari kemasannya. Jenis kemasan ini tergolong lagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  • Kemasan Primer

Pengertian kemasan primer ini yaitu bahan kemas sebagai wadah langsung dari bahan makanan tersebut.

Beberapa contohnya seperti botol minuman, kaleng susu dan lain sebagainya.

  • Kemasan Sekunder

Pengertian kemasan sekunder ini yaitu sebagai wadah yang fungsinya adalah untuk memberikan perlindungan (protect) untuk kelompok kemasan lainnya.

Contohnya seperti kotak kayu sebagai penyimpanan buah, kotak kardus sebagai penyimpanan kaleng susu dan lain sebagainya.

  • Kemasan Tersier

Pengertian kemasan tersier ini yaitu kemasan yang dipakai untuk menyimpan maupun melindungi suatu produk saat proses pengiriman.

2. Berdasarkan Frekuensi Penggunaan

Selain jenis diatas, kemasan juga bisa dikelompokkan berdasarkan frekuensi penggunaannya. Berikut ini adalah pengelompokannya:

  • Kemasan Disposable

Pengertian Disposable adalah kemasan sekali pakai yang pemakaiannya cuman sekali saja dan kemudian dibuang.

Contohnya seperti bungkus daun pisang, wadah plastik dan lain sebagainya.

  • Kemasan Multi Trip

Pengertian Multi trip adalah kemasan yang bisa dipakai hingga berkali-kali oleh konsumen. Selain itu, bisa juga dikembalikan ke agen penjual supaya dimanfaatkan kembali.

Contohnya yaitu botol minuman.

  • Kemasan Semi Disposable

Pengertian Semi Disposable adalah kemasan yang nggak dibuang sebab bisa dipakai oleh konsumen untuk hal lain. Contohnya yaitu kaleng biskuit.

3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan Pakai

Selain itu, kemasan dapat dikelompokkan lagi berdasarkan pada tingkat kesiapan pakainya, berikut diantaranya:

  • Kemasan Siap Pakai

Jenis kemasan yang siap untuk diisi dan bentuknya sudah sempurna sejak diproduksi, contohnya seperti kaleng, botol dan lain sebagainya.

  • Kemasan Siap Dirakit

Kemasan yang memerlukan tahap perakitan sebelum diisi barang barang, contohnya seperti aluminium foil, plastik dan kertas kemas.

Manfaat Kemasan Produk

Manfaat-Kemasan-Produk
Sumber: johnsbyrne.com

Dengan adanya kemasan ini, tentunya suatu produk dapat dipakai dalam waktu lama sebab isinya akan jadi lebih aman.

Selain memberikan manfaat untuk konsumen, kemasan ini juga bermanfaat buat pihak produsen. Alasanya karena kemasan punya peran besar terhadap penjualan hingga pembelian suatu produk.

Selain adanya kemasan, maka suatu produk akan mempunyai identitas dan nilai jualnya sendiri.

Di bawah ini adalah berbagai manfaat dari kemasan produk:

1. Proteksi (Perlindungan)

Apabila sebuah produk tidak dikemas secara baik, tentunya produk tersebut akan jadi lebih mudah rusak, sehingga tidak bisa dipakai secara maksimal.

Nah, kerusakan barang bakal jadi suatu hal yang harus dihindari konsumen, sebab dapat merugikan mereka sendiri.

Dimana kemasan ini juga akan memproteksi produk dari bakteri atau kuman, apalagi kalau produk yang dijual itu adalah makanan.

2. Sebagai Informasi

Biasanya di setiap kemasan produk akan terdapat informasi sesuai pada jenis produk itu sendiri.

Contohnya yaitu komposisi dari pembuatan produk maupun informasi lainnya.

Dimana dengan membaca informasi pada kemasan suatu produk merupakan hal yang penting buat para konsumen. Karena biasanya terdapat hal-hal penting yang disampaikan di kemasan produk tersebut.

3. Ergonomi

Saat membikin desain kemasan ada baiknya tidak dibuat secara asal-asalan. Karena pengembangan dari desain kemasan juga merupakan faktor ergonomi dari produk.

Dimana kemasan yang baik yaitu kemasan yang nyaman dipakai oleh konsumen. Contohnya saja mudah dipegang dan dapat dibawa ke mana-mana.

4. Identitas Merek

Umumnya pihak produsen bakal membuat kemasan suatu produk tertentu, sehingga menjadi pembeda dengan produk yang lainnya.

Seperti adanya logo pada kemasan tersebut yang dapat dibuat sebagai identitas merek.

Selain itu, logo akan menjadi representasi suatu merek dengan identitas tertentu dalam penggunaan warna yang cocok.

5. Proses Distribusi

Biasanya barang-barang yang dijual akan melalui berbagai tahapan hingga tahap pengemasan.

Agar dapat sampai ke tangan konsumen, maka produk tersebut akan disimpan ke lokasi distributor. Dengan adanya tahapan itu, maka produk wajib dikemas secara baik.

Sebab kalau tidak dikemas dengan tepat, tentu saja produk akan menjadi mudah rusak, bocor maupun tercecer.

6. Memiliki Nilai Estetika

Kemasan juga merupakan senjata terakhir untuk sebuah merek dalam mempengaruhi konsumen agar membeli produknya.

Apabila konsumen belum punya referensi terkait produk yang bakal dibeli.

Maka dengan adanya kemasan yang tepat dan baik tentunya akan memberikan informasi maupun daya tarik konsumen memutuskan untuk membeli produknya.

Tips Membikin Kemasan Produk Menarik Untuk Bisnis UMKM

Tips-Membikin-Kemasan-Produk
Sumber: moonlightcreative.com

Saat ini, kemasan tak lagi hanya sekadar pelindung produk saja. Melainkan juga menjadi medium komunikasi brand untuk konsumen, bahkan menjadi simbol estetika.

Sebagai kemasan produk yang tepat, tentunya menyampaikan identitas bisnis Anda serta dapat menjadikan first impression yang baik.

Apalagi kalau Anda menjalankan bisnis kuliner online, dimana desain kemasan produk ini akan sangat mempengaruhi ketertarikan produk terhadap pelanggan.

Berikut ini adalah beberapa tips membuat kemasan produk menarik untuk bisnis UMKM, diantaranya:

1. Pilih Materi Sesuai Produk

Langkah pertama yang harus diperhatikan saat membikin kemasan produk yaitu fungsi dari kemasan itu sendiri.

Nah, disini kita sesuaikan dulu materi kemasan dengan produk yang akan dijual. Hal ini supaya produk dapat diterima oleh konsumen dalam keadaan aman.

Jika produk yang diterima oleh konsumen Anda nggak optimal, maka kesan pelanggan untuk bisnis Anda menjadi kurang baik.

Selain itu, Anda gunakan bahan yang sesuai dengan berat produk tersebut. Hindarilah kemasan yang terlalu berat atau ringan daripada produk yang mau dijual.

Kalau kemasannya berat namun produknya ternyata ringan, maka bisa jadi hal ini membuat konsumen menjadi merasa tidak puas.

Begitu pula sebaliknya, jika produknya berat, maka kemasan yang terlalu ringan dapat menjadi rusak sebab tidak kuat menahan beban dari produk itu sendiri.

2. Sesuaikan dengan Merek dan Target Konsumen

Selain itu, kemasan juga bagian dari sebuah pemasaran.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda sesuaikan dulu keseluruhan kemasan produk dengan merek dan target konsumen, yakni mulai dari desain, font hingga warna.

Misalnya apabila kesan yang mau dibangun yaitu semangat, maka Anda boleh memakai warna-warna yang cerah.

Nah, jika produk yang Anda jual itu adalah berjenis premium, maka boleh menggunakan desain kemasan produk yang tampak elegan.

3. Identitas Kemasan Produk

Supaya konsumen semakin kenal dengan produk yang Anda tawarkan. Anda jangan lupa cantumkan informasi produk di kemasan seperti nama, tagline maupun informasi lainnya.

Contohnya kalau Anda menjual makanan siap saji, maka cantumkanlah informasi terkait komposisi, tanggal kadaluarsa, fakta nutrisi dan bagaimana cara penyajiannya.

Apabila ukuran kemasannya besar dan terdapat masih banyak ruang kosong, Anda boleh tambahkan lagi informasi seperti asal usul bisnis.

Buatlah informasi tersebut secara ringkas, singkat dan jangan lupa juga menyesuaikan tata letak informasi serta desainnya.

Dengan adanya informasi yang jelas, maka hal ini akan dapat membangun kepercayaan buat para konsumen.

Dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, Anda boleh juga tambahkan informasi maupun logo sertifikasi seperti izin dari BPOM maupun sertifikasi halal.

4. Kemasan Ramah Lingkungan

Kini kesadaran masyarakat mengenai isu lingkungan telah makin meningkat. Sehingga Konsumen juga banyak yang tertarik terhadap merek yang berkontribusi dalam isu ini.

Sebagai pebisnis, tentunya Anda dapat mendukung gerakan ramah lingkungan dan nggak cuman dari produk saja, melainkan juga melalui kemasan produk ramah lingkungan.

5. Kemasan Edisi Spesial

Adapun tips lain yang dapat Anda lakukan dalam menarik lebih banyak konsumen yaitu dengan membikin kemasan khusus di saat momen spesial.

Contohnya ketika Hari Kemerdekaan atau Tahun Baru.

Strategi ini cocok banget dilakukan buat para pebisnis yang menjual produk yang kemasannya dapat digunakan berkali-kali, seperti minuman kopi misalnya.

Dengan begitu, konsumen akan jadi semakin tertarik membelinya, sebab mereka dapat mengoleksi edisi-edisi khusus.

***

Demikianlah informasi terkait pengertian kemasan, fungsi, jenis, manfaat hingga tips membuat kemasan yang menarik untuk bisnis UMKM.

Perlu dicatat bahwa kemasan adalah sebagai identitas perusahaan.

Nah, apabila ada pembaruan kemasan, maka ada baiknya tidak terlalu jauh berbeda dengan desain yang sebelumnya.

Leave a Comment

ten + four =